Gunung lawu via cetho

Hari jumat 10 juli 2020 setelah sholat jumat kami berangkat ke basecamp candi cetho yang terletak di karanganyar jawa tengah, rencana kami akan mendaki gunung lawu bersama tim dolan lemah duwur sebanyak 8 peserta namun karena temen kami yang satu ada panggilan kerjakan kita tetap berangkat mendaki dengan 7 peserta. Setelah kami melakukan registrasi di basecamp kami menyiapkan diri dengan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar perjalanan kami diberikan kelancaran dan kesehatan seperti sedia kala, setelah kami berdoa kami memulai perjalanan menyusuri jalan setapak start dimulai jam 17.00 wib. Pada waktu adzan maghrib kami sampai di pos 1 istirahat dan melaksanakan sholat, sambil menunggu sholat isya kami buat kopi dan masak mi instan untuk mengisi bahan bakar perjalanan yang direncanakan akan sampai pos 3 untuk menginap di malam pertama, perjalanan malam itu lumayan hangat mungkin karena mendung atau apa kami merasa lebih nyaman dibanding perjalanan pendakian sebelum sebelumnya, pada pukul 21.30 wib kita sudah sampai pos 3 dan kita memilih camp disekitar pos dan sumber mata air, ternyata disana sangat ramai pendaki yang juga camp kami kesulitan untuk mendirikan tenda kami biar saling berdekatan, karena tidak memungkinkan kita camp terpisah, setelah tenda jadi kita buat minuman dan masak untuk bekal tidur atau istirahat agar besok pagi lebih segar dan fit, malam pertama camp dipos 3 rata rata teman teman dapat istirahat tenang dan bisa bangun pagi, setelah sholat kami masak dengan menu nasi pecel dan telur dadar, kopi tentu tidak ketinggalan, setelah sarapan pagi kita packing peralatan kita sekitar pukul 09.00 wib kita melanjutkan perjalanan menuju puncak, track atau jalur yang begitu panjang dan melelahkan serasa terobati dengan adanya pemandangan yang indah di sekitaran pos 5 sampai puncak, dipos lima ada bulak peperangan yang konon ada cerita yang terkenal, dilanjutkan dengan gupak menjangan tempat berkumpul hewan rusa kala musim hujan, dan dilanjutkan pasar dieng atau dikenal pasar setan, siang itu cuaca cerah sekali dan pemandangan sangatlah sangat indah, kemudian dilanjutkan ke hargo dalem situs peninggalan sejarah dan rumah botol, dan dibawah sedikit warung diatas awan punyanya mbok yem yang terkenal pecelnya, sayangnya kita tidak singgah dan harus melanjutkan perjalan ke puncak untuk mencari tempat camp lagi, sekitar 30 atau 1 jam kita sampai di tempat yang kami inginkan yaitu camp dipuncak, walau dingin sore itu sudah mulai menusuk tulang tapi kami disuguhi pemandangan yang indah yaitu lautan awan dan sunset indah sekali. Itulah tulisan kami yang begitu singkat semoga bisa mewakili kami untuk bercerita tentang perjalanan kami melakukan pendakian ke gunung lawu via cetho, terima kasih